
Begadang sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak anak muda, mulai dari menyelesaikan tugas, bekerja lembur, hingga sekadar scrolling tanpa sadar. Agar tetap terjaga, minuman manis kerap menjadi teman setia, dari kopi susu, matcha, hingga minuman kemasan.
Kurangnya waktu istirahat yang ditambah dengan asupan gula berlebih kerap dianggap sepele karena usia masih muda. Padahal kebiasaan ini bisa membebani pengaturan gula darah dalam jangka panjang. Lantas, apa saja dampaknya bagi tubuh?
Kurang tidur tidak hanya membuat tubuh lelah, tetapi juga mengganggu cara tubuh mengatur gula darah. Sejumlah penelitian yang dipublikasikan dalam Diabetes Care dan The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan bahwa durasi tidur yang pendek dapat menurunkan sensitivitas insulin, yakni kemampuan sel tubuh menyerap gula dari darah.










