
Mi instan sering menjadi pilihan cepat untuk mengatasi rasa lapar karena harganya murah dan waktu memasak yang singkat. Namun, sebagai ultra processed food (UPF), mi instan memiliki reputasi buruk untuk kesehatan karena tinggi kalori, natrium, serta rendah protein dan serat.
Spesialis gizi, dr Nathania Sutisna, SpGK dari RS Abdi Waluyo, mengungkapkan bahwa meskipun mi instan termasuk makanan kurang sehat untuk jangka panjang, kita仍 bisa menikmatinya secara sehat dengan trik sederhana.
Cara Praktis Menikmati Mi Instan dengan Cerdas
Menurut dr Nathania, salah satu cara untuk membuat mi instan lebih sehat adalah dengan mengurangi penggunaan bumbu. “Cukup gunakan setengah bumbu atau makan dengan porsi biasa namun batasi frekuensi. Jangan rutin makan mi instan,” ujar dr Nathania.
Fakta Ilmiah Tentang Mi Instan
Mi instan sebagai UPF memang memiliki kandungan nutrisi yang kurang lengkap. Namun, dengan moderasi dan penyesuaian porsi, mi instan tetap bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang.
Penutup
Dengan mengikuti tips sederhana dari dokter gizi, kita仍 bisa menikmati mi instan sebagai pilihan praktis tanpa merugikan kesehatan. Jika ragu, konsultasikan dengan ahli gizi untuk mendapatkan saran lebih spesifik.










