
Belakangan, sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Jepang dihebohkan dengan kemunculan varian influenza a h3n2. Strain ini diketahui terus mengalami mutasi dan dikaitkan dengan penyebaran yang lebih cepat serta gejala yang lebih berat.
Mutasi terbarunya, yang dikenal sebagai subclade K, dilaporkan menyebar dengan cepat dan mulai mendominasi kasus flu di beberapa negara di belahan Bumi Utara.
Dikutip dari TODAY, infeksi ‘subclade K’ mengalami lonjakan di Jepang, Britania Raya. Bahkan, pejabat kesehatan setempat telah memperingatkan bahwa Britania Raya sedang menghadapi salah satu musim dingin terburuknya seiring dengan penyebaran galur H3N2 yang bermutasi.












