
Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) identik dengan wisata kuliner. Mulai dari kue-kue khas Natal, hidangan bersantan, hingga makanan tinggi lemak dan kolesterol kerap sulit dihindari. Tak jarang, pola makan jadi lebih “ngawur” dibanding hari biasa.
Spesialis gizi dr Nathania Sheryl Sutisna, SpGK dari RS Abdi Waluyo, menjelaskan menjaga pola makan saat liburan bukan berarti harus menahan diri secara berlebihan. Kuncinya adalah tetap sadar dengan apa yang dikonsumsi alias menerapkan mindful eating, meski suasana liburan membuat pilihan makanan jadi lebih beragam.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah konsumsi kue-kue, terutama saat Natal. dr Nathania menjelaskan, beberapa potong kue kering, seperti sekitar empat hingga lima kastengel, bisa setara dengan satu porsi nasi putih dari sisi kalori. Padahal, saat liburan orang cenderung makan kue tidak hanya satu atau dua potong.












