
Setiap kali anak terlihat lebih aktif, sulit diam, atau berlarian setelah mengonsumsi makanan dan minuman manis, gula kerap langsung disalahkan. Istilah sugar rush pun kembali muncul-fenomena yang diyakini membuat anak hiperaktif akibat lonjakan gula dalam tubuh.
Isu lama ini kembali ramai setelah dr Meta Hanindita, SpA, seorang dokter anak dan konsultan nutrisi, menyinggungnya dalam sebuah podcast. Dalam podcast tersebut, dr Meta menegaskan bahwa konsep ‘sugar rush’, yang mengaitkan gula dengan hiperaktivitas, adalah mitos.
Meski ditegaskan juga oleh dr Meta bahwa asupan gula berlebih punya dampak negatif, pernyataan soal sugar rush memantik lagi kontroversi yang sudah sejak lama jadi perdebatan di kalangan ahli. Pendapat bahwa gula punya pengaruh pada anak hiperaktif, muncul lagi dengan berbagai argumen pendukungnya.












