
Tren Kukusan dan Rebus-Rebusan: Tetap Populer di 2026?
Metode memasak kukus dan rebus diperkirakan akan tetap menjadi pilihan populer di tahun 2026, terutama bagi mereka yang fokus pada kesehatan dan pengelolaan berat badan. Ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan risiko makanan tinggi lemak terhadap kesehatan.
Pendapat Ahli Gizi
Dr. Nathania Sheryl Sutisna, SpGK, dari RS Abdi Waluyo, menyoroti bahwa masyarakat saat ini lebih teredukasi tentang manfaat memasak dengan cara kukus dan rebus dibandingkan dengan goreng, terutama deep fried, yang cenderung memiliki kalori tinggi. Namun, ia juga mengingatkan bahwa tidak semua makanan kukus atau rebus sehat. Ubi, singkong, atau kentang rebus, misalnya, hanya menyediakan karbohidrat tanpa memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang.
Tips Praktis untuk Memaksimalkan Manfaat Kukus dan Rebus
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari metode memasak ini, pastikan untuk menggabungkan nasi, ubi, atau kentang rebus dengan protein seperti ayam, ikan, atau telur, serta sayuran seperti brokoli atau wortel. Ini akan membantu mencukupi kebutuhan gizi seimbang.
Kesimpulan
Kukus dan rebus tetap menjadi pilihan sehat di 2026, tetapi penting untuk memperhatikan variasi dan keseimbangan makanan. Jika Anda ingin memastikan pola makan Anda sehat, konsultasikan dengan ahli gizi untuk mendapat saran yang sesuai dengan kebutuhan Anda.










