
Peta persaingan penjualan mobil di ASEAN mulai bergeser. Indonesia bisa digusur oleh Malaysia soal penjualan mobil secara domestik.
Hal ini jadi sorotan, sebab Indonesia biasanya selalu menjadi raja penjualan mobil di ASEAN.
“Malaysia paling tidak sudah mendekati 800 ribu, atau mungkin 700-800 ribu sekian gitu. Kalau kita kan 780 ribuan (prediksi sepanjang tahun 2025) nih untuk prognosa ini. Jadi udah melampaui kita,” kata Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Putu Juli Ardika kepada CNBC Indonesia.










