
Berat badan yang tidak turun meskipun sudah mengurangi porsi makan atau bahkan melewatkan nasi bisa menjadi masalah yang memprihatinkan. Banyak orang merasa frustasi ketika diet yang mereka lakukan sudah maksimal, namun hasilnya tidak sesuai harapan.
Spesialis gizi klinik dr. M Ingrid Budiman, SpGK, AIFO-K, menyinggung bahwa diet yang terlalu ekstrem bisa menjadi penyebabnya. “Beberapa orang terlalu fokus pada batasan makan yang ketat, seperti hanya makan sayur atau putih telur setiap hari, tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi,” jelasnya dalam diskusi di detikSore.
Manfaat Utama Menerapkan Diet Seimbang
Diet seimbang bukan hanya tentang mengurangi porsi, tetapi juga memastikan asupan gizi yang lengkap. Dr. Ingrid menyarankan untuk tetap menyertakan karbohidrat sehat seperti nasi merah dalam diet, karena ini penting untuk energi dan kesehatan overall.
Cara Penerapan Diet yang Efektif
Untuk mencapai hasil yang lebih baik, penting untuk menggabungkan diet dengan olahraga yang teratur. Menambahkan protein dan lemak sehat juga dapat membantu meningkatkan metabolisme dan mencegah kebiasaan makan ekstrem.
Fakta Ilmiah Tentang Diet Ekstrem
Studi menunjukkan bahwa diet ekstrem dapat menyebabkan penurunan energi, kenaikan kadar stress, dan bahkan menyebabkan peningkatan berat badan jangka panjang. Sebaliknya, pendekatan diet yang seimbang dan berkelanjutan lebih efektif dalam jangka panjang.
Penutup
Jika berat badan tidak juga turun meskipun sudah menerapkan diet seimbang, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. Pendekatan profesional dapat membantu menemukan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh Anda.






