
Pernah merasa lelah mental setelah berlama-lama ‘scroll’ atau menggulir media sosial? Dalam satu kali usapan layar, muncul orang liburan keliling dunia, lalu konten hidup tanpa internet, disusul motivasi kerja dari bos teknologi.
Alih-alih terinspirasi, yang muncul justru rasa cemas dan kelelahan mental. Kondisi inilah yang ramai disebut sebagai brain rot, istilah gaul yang banyak dipakai warganet untuk menggambarkan dampak negatif konsumsi konten digital berlebihan.
Content creator asal Berlin, Tiziana Bucec, menjadi salah satu sosok yang vokal mengangkat isu ini. Ia sampai membuat serial video anti-brain rot, karena merasa media sosial justru membuat penggunanya lebih cemas, kurang fokus, dan menurunkan kesadaran diri.






