
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar berbicara soal risiko medis toksin cereulide yang diduga ada dalam produk susu formula Nestle. Taruna Ikrar menjelaskan cereulide merupakan toksin yang tahan panas, sehingga tak bisa dinonaktifkan melalui proses pemanasan atau penyeduhan.
Menurutnya ini sangat berisiko, terlebih susu formula yang terdampak diperuntukkan untuk bayi usia 0-6 bulan. Salah satu gejala medis yang dapat muncul dan berbahaya adalah muntah-muntah.
“Dia gejalanya biasanya muntah-muntah, terus kedua bisa menimbulkan bayi itu tidak mau minum lagi, padahal kan dia sangat membutuhkan. Kemudian ada gejala neurologisnya, misalnya anak itu kayak kurang sadar,” jelas Taruna ketika ditemui awak media di Kantor BPOM, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2026).












