
Istilah child grooming belakangan viral setelah Aurelie Moeremans membagikan pengalamannya menjadi korban saat berusia 15 tahun. Lewat bukunya berjudul ‘Broken Strings’, Aurelie berharap kisah kelam tersebut menjadi pelajaran bagi gadis muda agar tidak terjebak dalam hubungan manipulatif.
Child grooming adalah proses manipulasi psikologis yang dilakukan pelaku untuk membangun kepercayaan, kedekatan emosional, dan ketergantungan pada anak, dengan tujuan eksploitasi, baik emosional, psikologis, maupun seksual.










