
Harus diakui bahwa semakin banyak komunitas lari yang perlahan mulai mengubah misinya. Dari yang awalnya lahir untuk ‘fun run’, berubah jadi soal bagaimana menjadi yang tercepat.
Di satu sisi, ini adalah hal yang bagus karena menunjukkan adanya hasil latihan seseorang. Namun, di sisi lainnya, seperti lahir ‘tembok’ terlalu tinggi, sehingga tidak bisa dipanjat para pemula.
Berangkat dari keresahan ini, Raka (33) karyawan swasta di Jakarta Pusat mulai mendirikan sebuah komunitas lari bernama ‘gerombolan pace besar’ bulan Agustus 2025. Alasannya adalah sebagai wadah para pelari pemula yang mulai terpinggirkan.










