
GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease belakangan menjadi perbincangan netizen di media sosial. Tak sedikit warganet yang kemudian mengaitkan kondisi tersebut dengan anggapan penyakit yang dapat berujung fatal hingga kematian.
Spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menjelaskan GERD tidak bisa menyebabkan kematian secara langsung dan mendadak. Menurutnya, GERD kerap kali menjadi ‘kambing hitam’ lantaran gejalanya mirip dengan serangan jantung.
“GERD sendiri adalah refluks dari isi lambung naik ke atas menuju esofagus hingga rongga mulut. Isi lambung yang bersifat asam bila terus menerus naik ke atas akan menimbulkan iritasi hingga gangguan di esofagus,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Minggu (25/1/2026).










