
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi mencabut status eliminasi atau “bebas campak” bagi Inggris. Langkah ini diambil setelah negara tersebut mencatatkan lonjakan kasus infeksi yang sangat signifikan sepanjang tahun 2024.
Penurunan status ini menjadi peringatan serius bagi otoritas kesehatan Inggris. Pasalnya, virus yang sebelumnya sempat berhasil dikendalikan ini kini kembali menyebar luas di tengah masyarakat akibat rendahnya angka vaksinasi. Berdasarkan laporan WHO, hilangnya status bebas campak ini dipicu oleh transmisi virus yang terus berkelanjutan. Sepanjang tahun 2024, Inggris mencatat sekitar 3.600 dugaan kasus, melonjak tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.












