
Viral konten olahan makanan seperti siomay hingga abon yang disebut berbahan dasar ikan sapu-sapu. Fenomena ini langsung menuai perhatian publik, mengingat ikan tersebut selama ini dikenal hidup di perairan tercemar, termasuk sungai-sungai di kawasan perkotaan.
Ada kekhawatiran paparan cemaran saat masuk ke tubuh dalam jangka waktu panjang bisa berisiko termasuk potensi kanker. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ikut mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi ikan yang berasal dari perairan tercemar karena berpotensi membahayakan kesehatan.
“Kalau ikannya hidup di sungai yang tercemar, maka yang berbahaya bukan hanya ikannya, tapi semua cemaran yang dia makan. Logam berat itu tidak bisa dibersihkan hanya dengan dimasak,” beber Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi, Selasa (27/1/2026).










