
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru-baru ini merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jabodetabek pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Dalam keterangannya, BMKG menyebut intensitas hujan diperkirakan meningkat dan berpotensi disertai angin kencang.
“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tulis BMKG dalam Instagram resminya @infobmkg, Rabu (28/1/2026).
Cuaca ekstrem yang berlangsung berhari-hari ini tak jarang membuat banyak orang jatuh sakit. Mulai dari demam, flu, batuk pilek, hingga tubuh terasa mudah lelah atau “tumbang” setelah kehujanan.








