
Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menyoroti risiko penyakit jantung pada para pekerja Indonesia. Menurut data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) sebanyak 25,47 persen penduduk bekerja lebih dari 49 jam per minggu.
Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan risiko penyakit jantung ini ‘menghantui’ para pekerja overwork yang lalai dalam menerapkan work life balance.
“Yang pasti kan tubuh kita butuh mekanisme untuk menjaga metabolisme, jadi kalau misalnya asupan gizi kita baik, sebenarnya work life balance, olahraganya tetap ada, itu aman,” sorotnya, saat ditemui detikcom di Kemenkes RI, Selasa (27/1/2026).












