
Xenotransplantasi atau transplantasi organ antarspesies, menawarkan harapan besar bagi jutaan pasien yang menunggu donor organ. Namun, untuk membuat ginjal babi dapat berfungsi di dalam tubuh manusia, para ilmuwan harus mengatasi tantangan terbesar: penolakan hiperakut oleh sistem imun manusia.
Proses untuk membuat ginjal babi “kompatibel” adalah prestasi rekayasa genetika yang sangat kompleks, melibatkan penghilangan gen babi yang berbahaya dan penambahan gen manusia yang protektif.
Penolakan organ babi di tubuh manusia terjadi dalam hitungan menit atau jam (hiperakut) karena adanya molekul tertentu pada permukaan sel babi yang asing bagi tubuh manusia.










