
Cahaya putih terang, pertemuan dengan entitas kuat, dan sensasi meninggalkan tubuh adalah gambaran klasik dari pengalaman mendekati kematian (Near-Death Experience atau NDE). Namun, keterbatasan bahasa sering kali membuat deskripsi ini terasa tidak lengkap.
Dikutip dari IFL Science, untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail, para peneliti kini meminta 50 partisipan untuk menggambar NDE mereka menggunakan pena biru. Tujuannya adalah untuk memahami “arsitektur” atau geometri ruang yang mereka navigasi selama pengalaman ineffable (tak terlukiskan) tersebut.
Berdasarkan jawaban dan gambar partisipan (meskipun studi ini belum menjalani peer review), peneliti menemukan bahwa NDE cenderung terjadi dalam empat konfigurasi spasial yang berbeda:










