
Manfaat Utama
Badan Gizi Nasional (BGN) telah memperketat standar operasional prosedur (SOP) mobil pengantaran program makan bergizi gratis (MBG) ke sekolah-sekolah. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap insiden kecelakaan mobil pengantar MBG yang menabrak puluhan siswa di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Pusat. Dengan peningkatan SOP, BGN memastikan bahwa distribusi makanan tetapaman sehat dan aman bagi siswa.
Cara Penerapan
Salah satu perubahan utama yang diperkenalkan adalah penetapan titik pengantaran makanan di luar halaman sekolah. Mobil mitra satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) kini hanya diizinkan untuk mengantarkan makanan hingga depan pagar sekolah, tanpa masuk ke area belajar siswa. Ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kontrol terhadap proses distribusi.
Fakta Ilmiah
Studi menunjukkan bahwa kecelakaan di sekitar area sekolah sering terjadi karena mobilitas tinggi dan ketidaktertarikan pengendara. Dengan membatasi akses mobil pengantar ke halaman sekolah, BGN tidak hanya melindungi siswa, tetapi juga memastikan bahwa program MBG tetap berjalan secara efektif.
Penutup
Perubahan ini merupakan langkah positif dalam upaya BGN untuk memastikan keselamatan dan kesehatan siswa. Dengan SOP yang lebih ketat, program MBG dapat terus memberikan manfaat tanpa mengorbankan keamanan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, konsultasikan dengan petugas kesehatan atau ahli gizi terdekat.












