
Puasa Ramadan yang dijalankan selama sebulan penuh ternyata menyimpan rahasia biologis yang luar biasa bagi tubuh. Tak hanya soal dimensi spiritual, durasi puasa yang berkisar antara 13 hingga 14 jam di Indonesia rupanya menjadi kunci aktifnya “mesin pembersih” alami di dalam sel manusia yang disebut sebagai Autofagi.
Dosen Gizi Kesehatan FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, SGz., MPH, menjelaskan bahwa proses autofagi adalah mekanisme tubuh untuk mendaur ulang sel-sel yang rusak dan menggantinya dengan komponen baru yang lebih sehat.
“Durasi puasa dapat memicu autofagi di dalam tubuh manusia. Sebab, autofagi membutuhkan sekitar 12-16 jam, sementara puasa Ramadan bisa 13-14 jam, bahkan di beberapa negara bisa lebih panjang,” jelasnya dikutip dari laman UGM, Jumat (13/4/2026).








