
Bencana Aceh dan Keterbatasan Layanan Kesehatan
Bencana yang melanda beberapa wilayah di Aceh tidak hanya merusak infrastruktur tetapi juga menyebabkan keterbatasan layanan kesehatan, khususnya di hari-hari awal setelah bencana. Relawan medis dari Aceh Tengah, Gemma, menceritakan bahwa pasien stroke perdarahan sering tidak tertolong karena tidak bisa segera dioperasi akibat keterbatasan fasilitas.
Keterbatasan Operasi dan Dampaknya
Gemma menuturkan bahwa meskipun operasi sudah dimulai, keterbatasan sumber daya menyebabkan banyak pasien stroke perdarahan tidak mendapat penanganan cepat. Hal ini mengakibatkan tingginya kasus kematian yang dapat dicegah. “Banyak pasien yang akhirnya tidak survive karena tidak ada akses operasi,” jelas Gemma dalam diskusi dengan Menkes.
Upaya Penyelamatan dan Harapan
Relawan medis seperti Gemma terus berjuang dengan segala keterbatasan untuk menyelamatkan nyawa. Namun, dibutuhkan lebih banyak bantuan dan sumber daya untuk meningkatkan layanan kesehatan di daerah bencana. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap gejala stroke dan segera mencari bantuan medis.
Penutup
Perjuangan relawan medis di Aceh menunjukkan pentingnya dukungan masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan akses kesehatan di daerah bencana. Jika ada gejala darurat, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan terdekat.












