
Punya atasan menyebalkan memang bikin hari kerja terasa lebih panjang. Tapi kalau atasan juga punya sifat narsistik, dampaknya bukan sekadar bikin stres, bisa sampai menggerus kesehatan fisik dan mental.
Dikutip dari New York Post, praktisi bersertifikat penanganan kekerasan narsistik, Melissa Croy mengatakan atasan yang hanya mementingkan diri sendiri dapat merusak harga diri, kepercayaan diri, dan keyakinan para anak buahnya.
“Seorang bos narsistik juga akan menggunakan nilai-nilai dan prioritas Anda sebagai senjata, menantang identitas dan karakter Anda, serta mengancam peluang yang diinginkan,” kata Croy.












