
Memasuki awal tahun 2026, cuaca di Indonesia sedang tidak menentu. Hujan deras yang tiba-tiba berganti panas terik atau sebaliknya-sering disebut musim pancaroba menjadi tantangan besar bagi sistem imun tubuh.
Apalagi, belakangan ini masyarakat sedang diresahkan dengan temuan 62 kasus influenza A(H3N2) Subclade K atau ‘Super flu’ yang sudah tersebar di delapan provinsi.
Terlepas dari kehadiran influenza subclade K ini, penting untuk tetap menjaga memperkuat benteng pertahanan tubuh dari dalam. Berbicara dengan detikcom beberapa waktu lalu terkait musim flu dan bapil, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr Inggrid Tania mengatakan herbal bisa menjadi tameng alami tubuh agar lebih kuat menghadapi virus.






