
Jess Cox (27) asal Somerset, Inggris, membagikan pengalaman panjang dan menyakitkan yang ia alami akibat menstruasi setiap hari. Kondisi tersebut bermula sejak ia mendapatkan menstruasi pertamanya pada usia 14 tahun.
Jess mengungkapkan, situasi itu berdampak besar pada masa remajanya hingga memicu depresi. Ia harus menggunakan tampon dan pembalut secara bersamaan, serta selalu membawa pakaian dalam cadangan ke mana pun pergi karena perdarahan yang tak kunjung berhenti.
Rasa nyeri yang dirasakan pun sangat intens. Nyeri bermula dari punggung bawah, menjalar hingga ke paha, disertai kram hebat dan sensasi terbakar di perut. Kondisi tersebut kerap membuat Jess hanya bisa meringis kesakitan sambil terbaring di tempat tidur.












