
Menjadi penyintas kanker di usia muda adalah perjuangan yang luar biasa berat. Itulah yang dialami Alexis Klimpl, seorang Gen Z asal California. Di saat teman-teman seusianya sedang menikmati puncak masa muda, Alexis harus berhadapan dengan vonis kanker payudara stadium 2 di usia 24 dan kenyataan pahit memasuki masa menopause di usia 25 tahun.
Awalnya, Alexis sempat menepis kecurigaannya karena merasa masih terlalu muda untuk mengidap kanker. Namun, benjolan yang awalnya seukuran permen kecil saat ia berlibur selancar ke Indonesia, tumbuh cepat menjadi seukuran buah anggur hanya dalam waktu tiga minggu.
“Saya pikir saya terlalu muda untuk kena kanker. Awalnya saya berharap itu hanya kista, tapi saya bisa merasakan benjolan itu terus tumbuh,” kenangnya kepada NYPost.












