
Larangan membawa tumbler pribadi ke restoran belakangan memicu perdebatan di media sosial. Imbasnya, pro-kontra di tengah masyarakat tak bisa dihindarkan.
Guru Besar Departemen mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof dr Amin Soebandrio, PhD, SpMK menilai isu tumbler sebenarnya tidak sesederhana boleh atau tidak boleh.
Menurutnya, persoalan utama terletak pada aspek higiene yang kerap luput dari perhatian konsumen. Pihak restoran juga tidak dapat memeriksa kebersihan, meminta pelanggan untuk membersihkan, atau melarang pelanggan meletakkan di atas meja tumbler yang dibawa sendiri.






