
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyiapkan vaksin heksavalen yang nantinya akan menjadi salah satu program utama imunisasi untuk anak. Vaksin heksavalen bernama DPT-Hb-Hib-IPV itu nantinya akan diberikan pada anak sebanyak tiga kali, yaitu pada usia 2, 3, dan 4 bulan.
Vaksin heksavalen merupakan kombinasi dua jenis vaksin yang selama ini sudah diberikan dalam program imunisasi, yaitu DPT-Hb-Hib (pentavalen) dan IPV (polio). Melalui inovasi penggabungan ini, nantinya dapat mengurangi jumlah suntikan, menghemat waktu dan transport, dan mempercepat terbentuknya kekebalan masyarakat terhadap penyakit.
Selain itu, Kemenkes melihat adanya jarak antara cakupan imunisasi pentavalen dan IPV. Penggabungan ini diharapkan bisa memperkecil jarak tersebut dan mempercepat proses eradikasi polio.












