
Kisah Sedih dari Perceraian di Korea Selatan
Sebuah kasus perceraian di Korea Selatan menarik perhatian publik. Seorang suami menggugat cerai istrinya karena menolak untuk mendonorkan sebagian hati kepada suaminya yang menderita sirosis bilier primer, penyakit hati langka. Pasangan ini telah menikah selama tiga tahun dan memiliki dua anak kecil. Dokter memperingatkan bahwa suami hanya memiliki waktu satu tahun untuk hidup tanpa transplantasi hati.
Manfaat Transplantasi Hati
Transplantasi hati adalah opsi terakhir untuk menyelamatkan nyawa penderita sirosis bilier primer. Dalam kasus ini, istri memiliki kecocokan HLA lebih dari 95%, menjadikannya kandidat donor yang ideal. Namun, keputusan untuk mendonorkan organ tidak bisa dianggap enteng karena menyangkut risiko dan dampak psikologis pada diri sendiri.
Fakta Ilmiah tentang Sirosis Bilier Primer
Sirosis bilier primer adalah penyakit langka yang menyebabkan kerusakan hati secara progresif. Tanpa transplantasi, prognosis pasien biasanya tidak baik. Tes HLA yang dilakukan pada pasangan ini menunjukkan bahwa istri adalah kandidat donor yang sangat cocok, yang dapat meningkatkan peluang suami untuk bertahan hidup.
Penutup: Konsultasi Profesional Penting
Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya konsultasi dengan dokter dan ahli transplantasi sebelum memutuskan untuk mendonorkan organ. Keputusan semacam itu mempengaruhi baik penerima maupun donor, sehingga diperlukan pemahaman yang mendalam tentang risiko dan manfaatnya.












