Serangan jantung kerap disebut sebagai silent killer karena gejalanya sering muncul tanpa disadari. Bahkan, tak sedikit orang baru menyadari serangan jantung ketika kondisinya sudah parah. Padahal, mengenali gejala awal penyakit jantung dapat meningkatkan peluang penanganan cepat dan menyelamatkan nyawa.
Dokter Klinik Jantung dan Pembuluh Darah, bethsaida Hospital Tangerang, dr. Raja Adil C. Siregar menjelaskan serangan jantung (infark miokard) adalah suatu serangan akut (tiba-tiba) yang disebabkan tertutupnya aliran darah pada pembuluh darah koroner. Pembuluh darah koroner bertugas memberi pasokan darah yang berisi makanan dan oksigen ke otot jantung, agar otot jantung dapat memompa darah ke seluruh tubuh.
“Karena aliran darahnya tertutup maka otot jantung yang tidak mendapat pasokan darah akan ‘menjerit’ secara tiba-tiba. Dapat terjadi nyeri dada (angina) disertai gejala penyerta lain sebagai akibat dari berkurangnya performance jantung,” ujar dr. Raja Adil dikutip dari situs resmi Bethsaida Hospital, Jumat (28/11/2025).










