![[judul]](https://suaraberita.co.id/wp-content/uploads/2026/01/featured_1767754935296.jpg)
Viral narasi di media sosial menyarankan minum air putih dicampur minyak kayu putih untuk meredakan flu. Klaim ini menjadi perbincangan hangat, terutama dengan munculnya varian flu baru, influenza A (H3N2) subclade K atau dikenal sebagai ‘super flu’. Namun, dr. Inggrid Tania dari PDPOTJI menegaskan bahwa minyak kayu putih lebih aman dihirup daripada diminum.
Manfaat Utama
Minyak kayu putih dikenal karena kemampuannya mengurangi peradangan dan meredakan penyumbatan saluran pernapasan. Namun, menurut ahli, konsumsi oral tidak direkomendasikan karena risiko efek samping.
Cara Penerapan
Praktik yang direkomendasikan adalah dengan mencampurkan beberapa tetes minyak kayu putih ke dalam air panas, lalu menghirup uapnya. Metode ini dapat memberikan sensasi lega pada saluran pernapasan dan membantu mengatasi gejala flu.
Fakta Ilmiah
Studi menunjukkan bahwa minyak kayu putih memiliki sifat antiseptik dan antimikroba. Namun, efektivitasnya lebih terbukti saat digunakan secara topikal atau inhalasi, bukan oral.
Penutup: Meskipun minyak kayu putih memiliki manfaat, penting untuk memprioritaskan penggunaan yang aman dan konsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mencoba metode tertentu untuk mengatasi flu.






