
Pendahuluan
Seorang pendaki berusia 18 tahun, Syafiq Ali Razan, ditemukan meninggal setelah hilang lebih dari 17 hari di Gunung Slamet. Ketua Operasi SAR, Arie Affandi, mengungkapkan bahwa korban meninggal beberapa hari sebelum ditemukan, diduga karena hipotermia.
Apa itu Hipotermia?
Hipotermia terjadi ketika suhu tubuh menurun di bawah 35°C, menyebabkan gangguan pada sistem organ vital. Dokter emergency, dr. Wisnu Pramudito, menjelaskan bahwa kondisi ini dapat fatal jika tidak segera ditangani.
Fakta dari Kasus Syafiq
Syafiq diduga mengalami hipotermia setelah melepaskan pakaian dan sepatu di tengah cuaca dingin.Perlengkapan yang tercecer di lokasi menjadi petunjuk penting untuk memahami bagaimana hipotermia mempengaruhi korban.
Cara Mencegah Hipotermia Saat Pendakian
1. Siapkan perlengkapan yang tepat: Pakailah pakaian hangat, kering, dan bertekstur anti-angin.
2. Perhatikan cuaca: Jangan melanjutkan pendakian jika cuaca tidak mendukung.
3. Bawa perbekalan: Pastikan membawa makanan dan minuman untuk menjaga energi dan suhu tubuh.
4. Waspadai gejala awal: Jika merasa kedinginan, tubuh gemetar, atau sulit berpikir jernih, segera cari perlindungan dan konsultasikan ke tim medis.
Penutup
Kasus Syafiq menjadi pengingat penting tentang pentingnya memahami dan mencegah risiko hipotermia saat pendakian. Jika mengalami gejala atau kecelakaan, segera hubungi tim SAR atau dokter untuk penanganan yang tepat.










