
Badan Gizi Nasional (BGN) mengantisipasi potensi kenaikan harga telur menjelang lebaran dengan meminta satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) melakukan penyesuaian dan variasi menu, termasuk mengganti lauk berbasis telur dengan ikan atau sumber protein lain.
Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyan mengatakan kebijakan ini penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar, sekaligus memastikan program pemenuhan gizi tetap berjalan optimal.
“Menjelang Lebaran nanti jangan sampai berantem sama yang mau bikin kue. Jadi penggunaan telur segala macam harus diganti, harus beragam lah, bervariasi. Diganti tadi ya, sama ikan lele. Jadi jangan sampai memicu inflasi dan kelangkaan gitu,” beber Nanik saat ditemui di SMKN 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).






