
Pengantar
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sedang mempersiapkan implementasi label “Nutri Level” untuk produk makanan olahan. Tujuan utama sistem ini adalah mengedukasi konsumen tentang kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam produk yang mereka konsumsi.
Manfaat Utama Nutri-Level
Nutri-Level, sistem pelabelan yang memberikan informasi nutrisi pada kemasan makanan dan minuman, telah diterapkan di banyak negara. Dengan menunjukkan kandungan GGL yang tinggi atau rendah, sistem ini membantu konsumen membuat pilihan yang lebih sehat.
Perbedaan Model di Berbagai Negara
Meskipun tujuan dasarnya sama, cara penerapan Nutri-Level bervariasi di setiap negara. Misalnya, beberapa negara menggunakan skala warna, sementara negara lain menggunakan rating kuantitatif. Perbedaan ini tercermin dalam strategi yang akan diadopsi oleh BPOM RI.
Fakta Ilmiah
Studi menunjukkan bahwa sistem pelabelan yang jelas dapat meningkatkan kesadaran konsumen terhadap asupan nutrisi. Dengan demikian, Nutri-Level diharapkan dapat mendorong perilaku makan yang lebih seimbang di Indonesia.
Penutup
Implementasi Nutri-Level oleh BPOM RI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Namun, penting untuk mempelajari model dari negara lain sebelum menentukan pendekatan terbaik. Dengan demikian, sistem ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi konsumen Indonesia.










