
Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Banaran, Sambungmacan, Sragen, ramai disorot lantaran dekat dengan peternakan babi. Hal itu memicu sejumlah reaksi warganet. Tidak hanya mempersoalkan lokasi, tetapi belakangan muncul tanda tanya mengapa peternakan babi yang justru diminta untuk ditutup, padahal sudah berdiri terlebih dulu selama puluhan tahun.
Permintaan penutupan peternakan sempat diamini pemilik kandang babi, Angga Wiyana Mahardika, dengan syarat kompensasi Rp 1 miliar.
“Kalau masih keberatan ya sudah, tidak usah mengganggu saya. Benar angka itu saya yang mengajukan. Kalau turun lagi, sepurane(maaf), saya tetap bertahan di sini,” ucapnya, beberapa waktu lalu.






