
Peringatan Kritis dari PDSKJI
Pada Hari Kesehatan Nasional 2025, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) mengingatkan publik tentang peningkatan masalah kesehatan mental pada anak dan remaja. Masalah ini tidak hanya menjadi ancaman bagi kualitas hidup generasi muda, tetapi juga mengancam visi Indonesia Emas 2045 jika tidak ditangani sejak dini.
Temuan Mengejutkan dari Riset 2025
Riset PDSKJI tahun 2025 menggunakan Alat Ukur fungsi eksekutif Indonesia (AUFEI) pada 624 remaja usia transisi (13-24 tahun) menemukan bahwa gangguan fungsi eksekutif, yang merupakan pusat kendali otak, bukanlah masalah perilaku belaka. Menurut psikiater Dr. dr. Suzy Yusna Dewi, Sp.KJ(K), MARS, ini adalah persoalan biologis yang harus ditangani secara ilmiah.
Manfaat Utama Riset Ini
Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya menangani masalah kesehatan mental sejak dini. Dengan mengenali gangguan fungsi eksekutif sebagai masalah biologis, kita dapat lebih efektif dalam menyusun strategi pencegahan dan pengobatan.
Cara Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari
Orang tua dan pendidik dapat mulai dengan memperhatikan gejala awal gangguan kesehatan mental pada remaja, seperti kesulitan koncentrasi atau perubahan drastis dalam perilaku. Langkah awal yang penting adalah konsultasi dengan ahli kesehatan jiwa untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Penutup
Dengan memahami temuan dari riset PDSKJI, kita semua dapat berkontribusi dalam mewujudkan generasi muda Indonesia yang sehat secara mental dan siap menjadi pilar utama visi Indonesia Emas 2045. Jika Anda atau orang yang Anda cintai mengalami gejala yang merisaukan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan jiwa.










