
Momen libur Natal dan Tahun Baru identik dengan kegembiraan, berkumpul bersama keluarga, dan jamuan makan besar. Namun, di balik kemeriahan tersebut, terdapat risiko kesehatan yang nyata.
Pakar medis memperingatkan adanya fenomena bernama “Holiday Heart Syndrome”, yaitu lonjakan kasus gangguan jantung yang terjadi secara konsisten setiap akhir tahun.
Dikutip dari Fox News, Dr Jeremy London, seorang ahli bedah kardiotorasik, mengungkapkan bahwa setiap tahun angka serangan jantung selalu naik menjelang pergantian tahun. Bahkan, data menunjukkan bahwa tanggal 24 Desember atau Malam Natal merupakan hari dengan risiko serangan jantung tertinggi dalam setahun.












