
Kebiasaan menyemprotkan parfum di area leher sudah menjadi ritual wajib bagi banyak orang agar aroma wanginya lebih tahan lama. Namun, di balik kesegaran aromanya, muncul kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan kelenjar tiroid. Di media sosial X narasi bahwa keseringan menyemprot parfum di area leher bisa menyebabkan gangguan tiroid sampai kanker.
Pakar Multiomics Cancer IPB University, dr Agil Wahyu Wicaksono, MBiomed, menjelaskan bahwa secara ilmiah terdapat indikasi hubungan antara penggunaan parfum dan gangguan kelenjar tiroid, meskipun kaitannya dengan kanker tiroid belum terbukti secara langsung.
“Berdasarkan sebuah studi tinjauan sistematis, kebiasaan menyemprotkan parfum, termasuk di area leher, berkaitan dengan risiko gangguan kelenjar tiroid. Adapun hubungan dengan kanker tiroid masih bersifat hipotesis dan belum terbukti secara langsung,” ujarnya dikutip dari laman IPB University, Selasa (17/3/2026).












