
Industri otomotif tanah air mengalami tahun penuh tantangan pada 2025. Meski pasar nasional secara keseluruhan mengalami penurunan, Toyota Indonesia justru berhasil mengukuhkan posisi sebagai pemimpin pasar di level regional Asia Tenggara (ASEAN).
Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, menyebut bahwa kondisi pasar tahun lalu memang sangat challenging akibat situasi global dan domestik yang tidak menentu. Pasar retail otomotif nasional tercatat ditutup di angka 833 ribu unit, atau terkoreksi sekitar 6 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Ini sedikit lebih tinggi dari prediksi Gaikindo yang sekitar 780 ribuan. Semoga ini market yang sudah paling bottom (dasar), sehingga kita bisa naik di tahun berikutnya,” ujar Henry di Jakarta Selatan, Senin (26/1/2026).








