
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyoroti terkait ‘dare to speak’ yang melatarbelakangi lahirnya novel ‘Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah’ karya Aurelie Moeremans.
“Justru ini harus kita apresiasi ya, karena artinya dare to speak, berani untuk menyampaikan,” kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Ratna Susianawati di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (14/11/2025).
Menurut Ratna, ini adalah keputusan besar dan juga berani. Pasalnya, tidak semua korban kekerasan seksual berani mengungkap kasus yang dialaminya.








