
Perawat di India Terinfeksi Virus Nipah, Salah Satu dalam Kondisi Kritis
India melaporkan dua perawat atau tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Spesialisasi Narayana, rumah sakit swasta yang berlokasi di Barasat, Bengal Barat, terinfeksi virus Nipah. Virus ini memiliki tingkat kematian yang tinggi dan hingga saat ini belum ada vaksin atau obat yang dapat mengobatinya. Salah satu perawat tersebut saat ini dalam kondisi kritis, menurut pernyataan Sekretaris Utama Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Bengal Barat, Narayan Swaroop Nigam.
Fakta Ilmiah tentang Virus Nipah
Virus Nipah (NiV) adalah virus zoonotik yang dapat menular dari hewan ke manusia dan antar manusia. Infeksi NiV biasanya dimulai dengan gejala flu biasa, namun dapat berkembang menjadi pneumonia atau penyakit otak yang serius. Tingkat kematian yang tinggi membuat virus ini menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar.
Pencegahan dan Langkah Penting
Meskipun belum ada vaksin, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan NiV:
1. Pengendalian Hewan: Hindari kontak dengan hewan yang mungkin terinfeksi, seperti pungli atau tupai.
2. Protokol Kesehatan: Pastikan tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap saat menangani pasien dengan gejala virus.
3. Pendidikan Masyarakat: Tingkatkan kesadaran masyarakat tentang gejala dan resiko virus Nipah.
Ajakan untuk Konsultasi Profesional
Jika Anda memiliki gejala yang mencurigakan atau pernah berkontak dengan pasien NiV, segera lakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan. Virus ini memerlukan perhatian medis segera untuk mengurangi risiko komplikasi.












