
Kasus influenza di Amerika Serikat melonjak tajam dan mencapai level tertinggi dalam 25 tahun terakhir, menandai salah satu musim flu terberat sejak akhir 1990-an. Hampir seluruh negara bagian AS kini berada pada kategori aktivitas flu tinggi hingga sangat tinggi, seiring meluasnya penyebaran varian baru influenza A (H3N2) subclade K atau kerap disebut ‘super flu’.
Data terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menunjukkan, kunjungan ke dokter akibat demam disertai batuk atau nyeri tenggorokan, gejala khas flu, mencapai titik tertinggi sejak musim flu 1997 hingga 1998.
Secara nasional, sekitar 8,2 persen kunjungan medis pada pekan terakhir tahun lalu terkait penyakit mirip influenza, naik signifikan dibandingkan periode yang sama musim lalu yang berada di angka 6,7 persen.






